Tracking to Halimun

April 5, 2010 at 2:22 am (Cerita Qu, gunung, halimun, Nature)

Perjalanan menyusuri belantara,, bercengkrama dengan kicauan burung,, desauan angin diantara dedaunan,, rintik hujan di sore hari,, dan derasnya air dikala jatuh menjemput bebatuan dibawahnya…

Ho-ho.. Minggu kemaren..   (kenapa ya.. rayya yang satu ini selalu menulis postingan tentang pengalamannya minggu kemaren,, kenapa tidak dibuatnya tulisan itu pada hari yang sama???!!! wadowww… )

jelajah alam mandiri (jamer’s) mengadakan acara tracking to halimun,, kegiatan diadakan hari sabtu & minggu.. tracking menyusuri hutan taman nasional gunung halimun salak, dengan tujuan akhir – dihari sabtu curug macan- dan -dihari minggu curug piit-…

lokasi gunung halimun di sukabumi-jawa barat,, waktu tempuh yang dibutuhkan dari kota tempat qu tinggal kurang lebih sekitar 5 jam,, InsyaAllah jika tidak ada halangan..

sesampainya dilokasi kami disambut kepala desa di rumahnya,, dengan jamuan makan siang yang sederhana namun menggiurkan.. slurrppp… (gimana engga,, kita satu rombongan sudah keroncongan selama diperjalanan)

setelah menikmati hidangan yang disediakan,, kami membagi rombongan menjadi beberapa kelompok..

oiaa,, jangan dibayangkan kami menginap di cottege mewah lengkap dengan pancuran air panas.. karena desa dipuncak halimun merupakan wilayah terpencil yang masih jauh dari hingar bingar kota,, listrik yang mengaliri desa berasal dari pembangkit listrik tenaga air sederhana buatan penduduk sekitar..

kami bermalam dirumah2 penduduk,, rumah panggung yang terbuat dari kayu,, kamar mandinya pun masih terbuat dari bilik2 bambu.. (sempet shock awalnya.. heheh)

perjalanan pertama kami,, dengan rute perkampungan penduduk-tnghs-balai konservasi & penangkaran-curug macan-elf…

diawal perjalanan kami menyusuri bentangan sawah,, perjalanan yang dilakukan siang hari itu tak terasa menyengat karena cuaca mendung berawan.. sesampainya diperbatasan kampung rintik hujan mulai menemani langkah kami.. semakin lama jalur track  semakin menanjak dan mendaki.. menyusuri bebatuan yang licin karena terbasuh air hujan… membuat langkah semakin sulit dan kudu ekstra hati2.. yang lebih extreme sisi kiri jalan adalah tebing curam.. sedangkan lebar jalur yang kami lewati ga lebih dari setengah meter,, rada parno kalo ngebayangin kepeleset ditanah/bebatuan yang licin dan jatuh kejurang disebelah kiri.. hieeyyy,, namun alhamdulillah hal yang dikhawatirkan gak sampai kejadian…🙂

curug macan - halimun

diakhir perjalanan sesampainya di curug macan,, kami abadikan dengan buanyak dokumentasi hehehe,, dan kenang2an satu kecupan (bukan dari dementor) tapi dari penghuni asli halimun.. siy pacet temennya vampir… *karena sama2 menghisap darah… >,<

perjalanan kedua kami,, dengan rute perkampungan penduduk-curug piit-perkampungan (tidak ada elf yang menjemput kami diperjalanan pulang)

dikarenakan semaleman hujan turun deras,, medan track yang didominasi tanah merah jadi semakin sulit dilewati,, tak berbentuk pijakkan dan beberapa kali rayya bersliding ria.. hehehh

tapi alhamdulillah perjalanan pagi itu langit cerah,, jalur track menurun  dan sedikit curam.. kami juga harus menuruni tebing setinggi kurang lebih 10-15 meter (kalo ga salah itung),, tentunya derngan bantuan tali dan alat pengaman seadanya.. kebayang diperjalanan pulang kami harus mendaki…  >,<  hoho

sedikit ketegangan terhapuskan dengan pemandangan curug piit,, airnya yang dingin dan jernih ikut menghapus sisa letih dan penat…

walo baju dan celana dah belepotan tanah dan basah karena hujan… sesi futu2 narsis teteeeep heheh.. tapi tentunya tak akan diupload disini,, :p

3 Comments

  1. nakjaDimande said,

    Weewww, Rayyaaa..!!! kaya’nya beneran deh bundo pindah semedi ke Halimun ajah.

    Rayya selalu menuliskan cerita minggu lalu.. hmm, ngga papa.. tetap renyah dan hangat. Lezat disantap!

    Selamat hari senin sweetheart..!

    ~~~***~~~
    bundo yakin mo pindah ke halimun,, ninggalin puskesmas beserta pasien di bkt tinggi…😀

  2. MasEDI Belajar Ngeblog said,

    Wah jadi pengen utk menjelajah ke Gunung Halimun nih, kapan ya :-s

    ==================================
    Salam kenal dari kota Solo the Spirit of Java🙂

    ~~~***~~~
    buat yang hobi jelajah alam,, ga rugi de… tempatnya bener2 masih alami bgt…

  3. Desri said,

    hiyyyyyy….merinding dan takut sama pacet….!!!

    ~~~***~~~
    pacet disana jail2 teh.. >,<

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: