Trip to Goa Jepang & Goa Belanda… :D

June 29, 2009 at 4:20 pm (corat-coret)

Jumat – Sabtu,, minggu kemarin.. qu bareng temen2 kantor keliling Bandoeng😀,,  walaupun tujuan awalnya adalah pelepasan senior yang telah habis masa kerjanya.. alias pensiun,, sedih juga.. karena figure seseorang yang dituakan.. sekaligus guru dengan segudang ilmu.. tlah habis masa tugasnya, meninggalkan kami yang masih ijo2 lumut,, dengan ilmu yang masih cetek pula…

masanya pasti tiba,,  doakan semoga kami dapat meneruskan amanah sebaik kalian… To:  “Bapak Zam2, dan Bapak Saleh”..

owh ya,, satu hal lagi yang akan terasa hilang.. meninggalkan belantika “Ajang Adu Musik“.. alunan musik dari radio tua Pak Saleh,, irama khas timur tengah..   hehehhhh

Friday, 19th june 2009

Berangkat selepas jam kantor 04.30 sore,, sesampainya di Wisma Setiabudi-Bandung,, qita mulai acara perpisahan.. diawali dengan pemutaran video kenang2an kegiatan Bpk Zam2 dan Bpk Saleh selama bekerja bersama kami,, kesan-pesan,, penyerahan cendramata,, futu2 narsis:mrgreen:,, fun games,, barbeqyu,, dan karaoke sampai pagi buta..😀

Saturday, 20th june 2009

Tidur 2 jam… uhhhh mana cukup…

pagi2 dah bangun prepare tracking ke “Goa Jepang” dan “Goa Belanda”…

Letaknya ga jauh dari Setia Budi,, 20 menit perjalanan sedikit mendaki.. ga lama qt sampe di Taman Hutan Raya Ir H Juanda…

*humpffffff.. hirup.. banyak2 udara pegunungan yang ga bakal didapet di jakarta.. suegeeer… hehhh😀 (dah lupa sama ngantuknya niy…)

Hutan Taman Ir H Juanda

gimana kawan,, dah terasa belum.. kerindangan dan teduhnya suasana di Taman Hutan Raya Ir H Djuanda

saking terpesona dgn pepohonannya rayya lupa ngambil pic.. hehehh jadi yang ini pinjam koleksi teman (thanx to rio ^^)

memasukiPrasasti Wilujeng Sumping kawasan taman.. qt disambut peta kawasan taman hutan raya Ir H Djuanda,, dan prasasti “Wilujeng Sumping”..

**ada yang tau apa arti “Wilujeng Sumping” ?

Taman Hutan Raya Ir H Juanda dilengkapi jogging track sepanjang 5 Km.. selain  goa jepang, dan goa belanda.. masih terdapat berbagai tempat yang bisa dikunjungi seperti patahan lembang, curug dago, curug lalay, dan curug omas..

namun waktu dan kemampuan yang terbatas… (maklum berangkatnya bareng sama sesepuh..) membuat kami hanya bisa mengunjungi goa Jepang dan goa Belanda.. but it’s okay,, yang penting kebersamaannya kan…😀

Goa Jepang

bagian dalam goa Jepang

bagian dalam goa Jepang

goa Jepang dibangun tahun 1942,, dengan tenaga kerja paksa (Romusha).. dinding gua terdiri dari batu karang yang keras tanpa penerangan.. ukuran goa luas dan lebar.. terdapat beberapa lubang ventilasi seukuran 1 meter didinding goa,,  goa digunakan sebagai tempat persembunyian serta penyimpanan senjata dan amunisi… katanya siy gua ini blum pernah direnovasi jadi masih terjaga keasliannya..

oyaa.. buat yang fobia gelap tdk usah khawatir.. karena nanti  dipintu gua akan ada penduduk sekitar yang menyewakan senter (Rp 3.000/senter) dan kita jg akan ditemani seorang gaet yang akan sedikit cerita mengenai sejarah goa Jepang..

Goa Belanda

lain goa belanda dengan goa Jepang..

goa Belanda dibangun tahun 1918,, kondisi gua sudah dilapisi semen dan dilengkapi dengan penerangan.. walaupun saat ini penerangan tersebut sudah tidak berfungsi lagi… didalam goa ditemukan pemancar radio, serta rell untuk kereta barang (roli)..,, katanya  goa Belanda telah mengalami sedikit pemugaran oleh pemerintah daerah setempat

Goa ini dahulu digunakan sebagai markas militer, penjara, tempat penyimpanan senjata serta tempat pembangkit listrik tenaga air. Sebuah relung gua kecil tak jauh dari gua utama dan terletak sedikit diatasnya, dulunya digunakan sebagai tempat pos jaga.

***

Yups,, yang terasa banget disaat berkeliling didua gua itu adalah betapa rakyat Indonesia telah lama terjajah dan dimanfaatkan sebagai budak.. mungkin qita bisa menganggap hal tersebut hanya terjadi dizaman penjajahan..

Tapi apakah setelah Indonesia merdeka perbudakkan itu telah lenyap kawan,, qu rasa tidak.. karena sampai sekarang pun kita masih bisa lihat dengan jelas bagaimana para TKI diperlakukan dengan sangat tidak manusiawi.. dan juga fenomena dimana perusahaan2 di Indonesia lebih menghargai tenaga asing dibandingkan tenaga anak bangsa.. yang pada akhirnya,, anak bangsa hanya dapat terlibat pada bagian yang tidak terlalu penting dan crucial,, karena yang terpenting telah dikuasai oleh tenaga asing,,

padahal kuyakin,, kemampuan anak bangsa tak kalah hebat jika diadu dengan kemampuan asing.. jika kita lihat di olimpiade Internasional MIPA, banyak dimenangkan anak bangsa.. hanya saja sugesti barang import lebih berkualitas dibanding barang lokal masih melekat erat dibenak qt…

Jadi benarkah pembukaan UUD 45 “bahwa penjajahan diatas muka bumi ini harus dihapuskan” sudah diterapkan di negeri tercinta kita ini..???

setiap orang pasti punya pendapat masing2..

*yaahhh,, ko’ ngomongnya jadi ngelantur gini siyh.. xpxpxp… :p

***

setelah selesai tracking,, qt lanjutin muter2 Dago, Cihampelas, mampir di rumah mode, rumah sosis, dan sorenya makan di Kampoeng Daun.. n than malemnya qt balik ke Jakarta…

humm,, ko’ kayanya kurang puas siyh keliling2nya…  :p


5 Comments

  1. yoan said,

    whooaaa.. mangstap tu jalan2nya…

    ehm… ria dapet award plus pe-er dari sayah… ambil di sini ya: http://perjalanankata.wordpress.com/2009/06/30/yoan-is-awesome/
    :mrgreen:

    ~~~***~~~
    mba yo…,, award itu fungsinya untuk apa.. n bisa diapain aja ci..
    aku ko,, sampai saat ini masih tidak mengerti mengenai award ituh… hehehhh *ga gaul bgt deh…

    pe-er ya.. okay2,, i’ll tray… hummm,,, apa yah…
    *padahal pe-er dari aryu yg dah lama aja lum dikerjain juga ;p

  2. nakjaDimande said,

    owh..!!! ada yang jalan-jalan di bandoeng.. huhu pengeeennn, KD minggu depan pulang k bdg.. bundo ga bisa ikut..

    raya..!!! ada yang kasih pe er tuuu..😛

    ~~~***~~~
    haihaaaaaaa,, iya bun…. laksanakan…😀
    nanti rayya juga punya pe-er wat bundo n mba yoan,, huhuhu… tunggu tanggal mainnya… wakakakka.. *ketawakegirangan..

  3. achoey said,

    di Pangandaran juga ada tuh goa Jepang
    Saya sempat lihat2😀

    ~~~***~~~
    howhhh,, ternyata banyak juga ya goa2 buatan manusia zaman perang di Indo.. hasil dari kerja paksa tuw.. uhhh..

  4. kawanlama95 said,

    taman hutan raya h. juanda . udah pernah kesana. de gua jepang yang di bukit tinggi juga ada tapi belom kesana. tanya aja si bunda beliau udah belum gua jepang yang di bukittinggi.

    ~~~***~~~
    ternyata dibukit tinggi ada juga to’,,

  5. mocona said,

    wilujeng = selamat
    sumping = datang

    ~~~***~~~
    makasih atas infonya.. ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: