Tausiyah: Kalimat Pengusir Maksiat

April 11, 2009 at 4:47 pm (Books, tausiyah) ()

Seorang ulama terkemuka, Imam Sahl bin Abdullah Al-Tastari menuturkan kisah dirinya, “Ketika berumur tiga tahun, aku ikut pamanku yaitu Muhammad bin Sanwar untuk melakukan qiyamullail. Aku melihat cara shalat pamanku dan aku menirukan gerakkannya.

Suatu hari, paman berkata kepadaku, ‘Apakah kau mengingat Allah, yang menciptakanmu?’

Aku menukas, ‘Bagaimana caranya aku mengingatnya?’

Beliau menjawab, ‘Anakku, jika kau berganti pakaian dan ketika hendak tidur, katakanlah tiga kali dalam hatimu, tanpa menggerakkan lisanmu,

“Allahu ma’i…Allahu naadhiri…Allahu syaahidi!” (Artinya, Allah bersamaku, Allah melihatku, Allah menyaksikan aku!)

Aku menghafalkan kalimat itu, lalu mengucapkannya bermalam-malam kemudian, aku menceritakan hal ini kepada paman.

Pamanku berkata, “Mulai sekarang, ucapkan zikir itu sepuluh kali setiap malam.”

Aku melakukannya, aku resapi maknanya, dan aku merasakan ada kenikmatan dalam hatiku. Pikiran terasa tenang, aku senantiasa bersama Allah swt

Satu tahun setelah itu, paman berkata, “Jagalah apa yang aku ajarkan kepadamu, langgengkanlah sampai kau masuk kubur. Zikir itu akan bermanfaat bagimu di dunia dan di akhirat.

Lalu, pamanku berkata, ‘Hai Sahl, orang yang merasa selalu disertai Allah, dilihat Allah, dan disaksikan Allah, akankah dia melakukan maksiat?’

***

Begitulah mengapa kalimat “Allahu ma’i…Allahu naadhiri…Allahu syaahidi!” begitu terkenal dikalangan ulama arif billah. Karena kalimat ini mendatangkan rasa ma’iyatullah (selalu merasa disertai, dilihat, dan disaksikan oleh Allah swt, di mana dan kapan saja)

Pada akhirnya rasa ini akan membawa kita pada rasa taqwa yang tinggi kepada Allah swt, dan rasa takut untuk berbuat maksiat…

-Dikutip dari buku “Ketika Cinta Berbuah Surga” karangan Habiburahman El Shirazy-

9 Comments

  1. achoey said,

    Ya dik, aku tahu kalimat doa ini
    Tapi jarang kudawamkan🙂

  2. sunarnosahlan said,

    terima kasih diingatkan kembali

  3. wanti annurria said,

    @ a’ achoey
    sama a’, qu pun sedang berusaha menanamkannya dalam diri

    @ pak narno
    sama2 pak, saling mengingatkan🙂

  4. Rayyan Sugangga said,

    Kalimat yang harus selalu direnungkan agar kita merasa malu & takut untuk melanggar larangan-Nya.

    Terimakasih sudah diingatkan …

    ~~~***~~~
    sama2 mas,, saling mengingatkan🙂

  5. aQ azzam said,

    pinjem donk bukunya…

    ~~~***~~~
    waduh,,, beli donk… hehehe…
    ga bakal nyesel beli buku ini,, buku tipis sarat makna…
    *loh ko’ malah promosi*

  6. yanti said,

    Subhanallah… Nada ini… serasa mengalir dalam darah….. membuat jadi merindiiiing.. Subhanallah

    ~~~***~~~
    🙂 subhanallah

  7. hmcahyo said,

    mampir aja😀

    ~~~***~~~
    terimakasih sudah berkenan mampir🙂

  8. nakja said,

    Cinta akan membuat kita selalu merasa disertai dan menyertaiNYA..
    dilihat dan melihatNYA **lewat foto-foto bidikan Raya**
    disaksikan dan menyaksikanNYA

    jagalah Cinta itu ya Rahman.. ya Rahim..
    yang memberi selalu dengan sayang..

    ~~~***~~~
    Amien,,,🙂
    bundo emang paling bisa d,, futu2 raya mah cuma sepersejuta dari yang asli… ^^

    **untuk saat ini, raya lum bisa posting lagi bun.. (walopun dah banyak bgt yg mo diposting… hiks T.T),,, situasi belum memadai…
    paling cuma bisa blogwalking (itu juga dari kantor),, hp juga lagi mati total!!! ga bisa facebookan…. hiks… merananya… :(**

  9. warzs said,

    what a good post

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: