Review Pemilu Legislatif 2009

April 10, 2009 at 5:49 pm (Cerita Qu, corat-coret, politik) ()

Kamis tgl. 9 April 2009 lalu kita baru saja mengadakan pesta demokrasi…  kemenangan yang dihasilkan merupakan kemenangan qita bersama,,, semoga kan tercipta Indonesia yang lebih baik untuk kedepan…

***

Pemilu ditahun 2009 kali ini terbagi menjadi 2,,, Pemilu Legislatif untuk memilih wakil rakyat yang akan duduk dikursi DPR, DPRD, dan DPD ( yang baru saja kita lewati)… sedangkan tahap dua nanti  InsyaAllah akan diadakan bulan Juli untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden… (Siapa ya qira2 calon presiden dan wakil presiden yang akan qita pilih nanti… ^^ )

menjadi bagian dari berlangsungnya Pemilu tahap 1 kemarin memberikan beberapa gambaran bwat qu pribadi…

jumlah 44 partai yang berpartisipasi pada pemilu kemarin beserta caleg2nya, bukanlah memberikan kebebasan pada pemilih dalam menyuarakan aspirasinya… justru malah menambah bingung dan kesulitan…

coba kita lihat,,, partai yang buuuaaanyaaak plus caleg2nya,,, hanya memenuhi kertas suara… toh ga’ semua pemilih kenal, bahkan pernah denger nama dari para caleg usungan partai2 politik tsb… paling2 yang mengenal caleg itu hanyalah para anggota partai, keluarga (suami, istri, anak) dan tetangganya  saja… :p

pada saat penghitungan suara dilakukan, dari suara terkumpul cenderung pemilih mencontreng partainya tanpa caleg,,, alasannya karena mereka tidak mengenal caleg yang ada… tetapi bersimpati pada partai pilihannya…

banyaknya pilihan partai+caleg juga menambah besaaaar dan lebarnya ukuran kertas suara… tidak sedikit pemilih yang berlama2 dibilik suara karena repot dengan lebarnya kertas… sampe2 dipanggilin dari luar sama petugas keamanan TPS  (takut ketiduran… wekekekk ;p )

Seperti kertas suara DPRD Prov DKI yang sampai 2 lembar. Karena salah lipat, banyak kertas suara yang terpisah dari pasangannya,, sehingga suara dianggap tidak sah… (sayang banget khan…)

besarnya kertas suara,,, bukan berarti tulisannya ikut  besar2… tetep ja tulisannya kecil2 se-emprit. Jadi susah dibaca, kasian para sesepuh yang ikut milih dan jadi Panitia TPS,  ampe keringetan dan kunang2 karena ngitungin contrengan… kemarin saja di TPS qu yang sudah mulai sejak jam 07.00 pagi baru kelar jam 02.30 pagi… =O xpxpxpxp…

Fasilitas yang diberikan pun bukan mempermudah justru memperparah keadaan, karena alat contreng yang disediakan berupa pulpen tinta merah dengan ujung kecil… bukannya spidol merah dengan ujung besar… kebayangkan kaya apa contrengannya… hummm.. (cilik2… buangets)

Tetapi dibandingakan dengan hal diatas… yang lebih disayangkan lagi, betapa sia2 dan mubazirnya pemilu di Indonesia.. karena dari jumlah pemilih yang terdaftar paling2 hanya 60-70 % saja yang ikut berpartisipasi… dan yang lainnya lebih memilih Golput… (whats…!!!). So, buat apa mereka mengaku jadi warga negara Indonesia,, kalau hanya untuk mencontreng saja rasanya berat minta ampyuuuun… weleeeh… padahal ini untuk kepentingan bersama,, nanti kalau ada yang tidak beres, mereka ikut protes…

Selain itu pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) pun banyak ditemukan kejanggalan,, banyak diantara temen2 dan tetanggaku yang tidak terdaftar dalam DPT… padahal semangat mereka untuk memilih besar loh…. dan anehnya ada juga orang yang terdaftar 2 kali… (aneeehhhh… *,*)

Semoga dari pelaksanaan Pemilu kemarin,,, kita semua bisa belajar dari pengalaman yang telah lewat, untuk memperbaiki segala kekurangan yang ada… agar dapat tercipta Pemilu dengan sistem dan konsep yang lebih baik ditahun 2014 nanti… yang tidak merugikan pihak manapun… (Halaaah… sok tau banget ya… :p)

5 Comments

  1. Rayyan Sugangga said,

    Iya mubazir. Khan alat2 dari pemilu kemarin seharusnya bisa dipakai …

    ~~~***~~~
    iya mas ray,,, di TPS qu saja sisa surat suara tidak terpakai hampir 600 lembar *.* walaaah mubazir…
    makasih sdah b’kunjung kerumah qu…🙂

  2. sunarnosahlan said,

    carut marut DPT kalau pikiran saya yang sangat sederhana bisa dibenahi dengan melibatkan semua ketua RT di seluruh Indonesia, merekalah yang menyusun data, maka selesai masalah

    ~~~***~~~
    yaps,,, saya setuju pak… DPT harusnya selalu diperbaharui… minimal 5 tahun menjelang pemilu…

  3. achoey said,

    Kita terima hasilnya
    Meski bukan pilihan kita🙂

    ~~~***~~~
    yups,,, dengan ikhlas tentunya…
    Allah punya rencana buat kita…🙂

  4. kawanlama95 said,

    bener juga tuh kata mas sunarno sahlan:

    Memang segala sesuatunya harus diperbaiki. oke kawan pemilu depan moga lebih baik

    ~~~***~~~
    yups kawan,, 5 tahun waktu yang cukup panjang untuk instrospeksi diri…
    semoga pemilu 2014 dapat lebih baik lagi,,, 🙂

  5. surgazka said,

    tante ria,,,,khan kmarin jdi saksi salah satu partai (tuit….rahasia)…..apakah benar banyak kecurangan yang terjadi….???duh kasian yak pemilu yang hanya 5th sekali disalahgunakan oleh pihak yang tak bertanggung jawab,,,,mau dibawa kemana indonesia ini….???kasihannnnnnn

    ~~~***~~~
    ga tau juga niy mba,,, mo dibawa kemana ya Indonesia…. *,*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: