Devil’s Dance: Metamorfosis Setan

March 23, 2009 at 4:16 pm (corat-coret)

cover of devil's dance

cover of devil's dance

Metamorfosis Setan,, bagian pertama dari buku Devil’s Dance…

” Devil’s Dance” novel dengan judul asli (Ukhruj ya Mal’un -Arab- dan diadaptasi menjadi Akumo no Dance -Japan-) yang diyakini telah di tulis oleh “Saddam Hussein” pada malam2 menjelang invasi Amerika Serikat ke Bahgdad. Setelah sebelumnya berhasil diselundupkan ke luar Irak oleh salah satu anak perempuan Saddam, Raghad,  yang selanjutnya diserahkan kepada Itsuko Hirata (Wartawan Jepang) dan dipublikasikan. Awal Mei tahun 2006 lalu buku ini sempat menjadi best seller di Jepang dan Timur Tengah. Buku ini mengambil  setting masyarakat kuno Irak dengan kesukuannya yang sangat kental sebelum invasi Irak.

– Sepenggal Isi Metamorfosis Setan-

Bagi mereka yang percaya, setan itu hidup menempel pada tiang2  kayu di rumah2 kuno, tiang2 penyangga atap rumah, di antara semak2 tetumbuhan dan pepohonan yang terlihat angker, di dalam goa2, jalanan2 bukit, dan gubuk2 kosong yang tidak ada penghuninya. Atau di kota Damsyik (Iskandariyah) yang penduduknya dimurkai oleh Allah, maka hancurlah mereka dan ditinggalkan oleh umat manusia. Atau ditempat reruntuhan Babilonia yang ditinggalkan oleh penduduknya setelah dihancurkan oleh bangsa Persia (Iran) yang bersekongkol dengan orang2 Yahudi yang datang bersama Nebukhat Nassar.

Adapun di era modern, setan hadir melalui media2 komunikasi, layar2 televisi, produk2 modern, atau pada media lain yang mungkin untuk di tempati. Atau pada sorot jahat kedua mata wanita yang rakus terhadap imitasi dan gemerlapnya dunia setelah memakai lensa kontak (soft lens) yang berwarna-warni. Karena dengan memakai lensa tersebut, seseorang tidak akan mengetahui kapan ia mesti mencintai sesuatu atau membencinya(…) ia tidak tahu mengetahui kapan harus bersikap malu dan kapan harus berpegang teguh dengan agama Allah, sehingga dirinya dan keluarganya akan menjadi mulia karenanya. Atau ia terjebak dalam perangkap setan, sehingga ia dan keluarganya tenggelam dalam kedukaan dan kesedihan yang mendalam(…)

(…) setan selalu beradaptasi menyesuaikan diri untuk melakukan segala tipu daya, dan selalu beraksi demi terciptanya kejahatan yang dilakukan umat manusia. Setan selalu menjelma dalam wujud yang dinamis. Perbuatannya selalu relevan dengan tingkat budaya manusia dan prasarana yang mereka gunakan. Setan selalu berubah2 bentuk. Dari bentuk yang digambarkan sejak zaman dahulu kala, yang terbetik dalam gambaran dan khayalan orang2 dahulu, yakni bentuk setan adalah mahluk yang mempunyai dua mata yang besar dan panjang, rambut acak2an dan jabrik di atas kepalanya, memanjang ke bawah sejajar dengan lututnya, atau panjangnya dari kepala hingga bahu atau daun telinga, seperti potongan rambut orang2 di zaman sekarang. bahkan ketika setan telah merasuk dalam diri seseorang, ahli ibadah dan psikiater pun tidak mampu mengusirnya. mereka tidak mampu untuk mengusir setan dari jasad orang yang jiwa2nya lalai. mereka selalu mencoba dan mengulanginya sampai seribu kali. Mereka memukul tanah dengan tongkat dari tempat yang dekat dengan orang yang kerasukkan setan tersebut, atau berteriak keras di dekat tengkuknya, atau setelah membacakan doa2 ia berteriak dengan teriakkan yang keras, “Keluarlah engkau darinya, wahai laknat…!!!”

Memang, seakan-akan setan telah menyatu dengan manusia sesuai dengan sifatnya setelah ia marasuk ke dalamnya. Atau manusia benar2 menjadi setan jika dilihat dari sifat dan pengaruhnya, dengan sifat2 yang seakan2 membuatnya menjelma seperti setan beneran (…)

Ya, setan selalu menyusup dan singgah dalam perasaan, akal, dan pikiran, serta perbuatan orang2 yang menerima wilayah kekuasaannya. Akan tetapi, setan tinggal di tempat yang jauh, setelah menggoda dan mempengaruhi orang2 yang menjaga keimanan dan akidah mereka, yang menolak kekuasaan selain kekuasaan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, dan orang2 mukmin yang berusaha, berfikir, dan merenung sesuai dengan apa yang diridhai Allah, serta menjauhi apa2 yang dilarang oleh-Nya.

(…)

—***—

(alm) Saddam Hussein mantan presiden Irak yang diakhir hayat menjalani hukuman gantung karena kesalahan yang pernah dilakukannya semasa memerintah berusaha menjelaskan di dalam buku “Devil’s Dance” posisi dirinya selama ini.

Sebuah novel yang dapat membuka mata dunia siapakah sosok (alm) Saddam Hussein di balik kediktatorannya. Buku ini menggambarkan kebaikkan melawan kebathilan dan keserakahan (sosok setan)…

Refrensi yang bagus untuk bacaan dan koleksi buku anda…

4 Comments

  1. sunarnosahlan said,

    Dari Saddam Husein?
    Mantap terlepas bagaimana waktu menjadi penguasa, setidaknya masih bisa meluangkan waktu untuk seni

    ~~~***~~~
    Yups, betul pak narno…
    Saddam Hussein memiliki beberapa karya berupa novel,,, dan Devil’s Dance karya terakhirnya… subhanallah dibalik seorang Saddam terdapat sisi kelembutan, dan jiwa yang sadar betul akan keesaan Allah dan kebathilan setan…

  2. achoey said,

    Wah ini buku yg seru pastinya
    Apalagi kalo dibuat Saddam menjelang ajal
    Aroma mistiknya menjadi kental🙂

    ~~~***~~~
    waduh,, niy mah bukan cerita begituan kang haris… hehehe…

  3. achoey said,

    Duh ketahuan salahnya nih🙂

    ~~~***~~~
    😀😀😀

  4. farhan said,

    wah subhanallah…
    ayoo,,,kita berantas setan dalam diri kita dulu..

    tapi meskipun kita tahu trik atau rahasia setan,, tapi mengapa kita masih saja suka tergoda oleh bujukannya ya..???
    ada yang tahu ga..?? =)😉

    salam kenal dari
    farhan
    pemilik situs iklan baris dan web

    ~~~***~~~
    sudah menjadi ikrar setan kepada Allah untuk menjadi penggoda manusia seumur hidup…
    kecuali orang2 beriman… mungkin ini kuncinya kali ya mas… supaya setan jauh dari kita…😉

    salam kenal juga mas farhan😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: