Hikmat Secangkir Coklat Panas

February 6, 2009 at 4:25 pm (word)

coklatProfessor itu menyajikan coklat panas pada tamu-tamunya, ia pergi ke dapur dan kembali dengan coklat panas di teko yang besar dan beberapa macam cangkir – porselen, gelas, kristal, dan beberapa cangkir yang biasa-biasa saja, ada beberapa yang mahal, ada beberapa yang cantik – dan mengatakan kepada mereka untuk mengambil sendiri coklat panas tersebut.

Ketika mereka semua memegang  secangkir coklat panas di tangan mereka, professor itu berkata: “Lihatlah semua cangkir yang bagus dan mahal semuanya telah diambil, yang tertinggal hanyalah yang biasa dan murah.”

Adalah  normal  bagi  kalian  untuk  menginginkan  yang terbaik bagi kalian semua, itu adalah sumber dari masalah dan stress kalian. Cangkir yang kalian minum tidak menambahkan kualitas dari coklat panas tersebut. Pada  kebanyakan  kasus  itu hanya menambah mahal dan bahkan menyembunyikan apa yang kita minum.

Apa yang kalian inginkan sebenarnya adalah coklat panas, bukan cangkirnya; tetapi  secara  tidak  sadar  kalian  menginginkan cangkir yang terbaik dan kemudian  kalian  mulai  saling  melihat  dan  membandingkan cangkir kalian masing-masing.

Kemudian dia berhenti dan berkata, “Sekarang pikirkan ini: Kehidupan adalah coklat panas; pekerjaan, uang, dan kedudukan di masyarakat adalah cangkirnya. Itu hanyalah alat untuk memegang dan memuaskan kehidupan.

Cangkir yang kau miliki  tidak akan menggambarkan, atau mengubah kualitas kehidupan yang kalian miliki. Terkadang,  dengan  memusatkan  perhatian  kita hanya pada cangkirnya, kita gagal untuk menikmati coklat panas yang telah Tuhan sediakan bagi kita.

Tuhan membuat coklat panasnya, tetapi manusia memilih cangkirnya. Orang-orang yang paling bahagia tidak memiliki semua yang terbaik Mereka hanya berbuat yang terbaik dari apa yang mereka miliki.

Hiduplah    dengan    sederhana.    Mengasihilah    dengan    murah   hati. Memperhatikanlah sesama dengan sungguh sungguh. Berbicaralah dengan ramah.

Dan nikmatilah coklat panas kalian!

 

 

3 Comments

  1. Myryani said,

    bener bgt,, yg mao diminum itukan kopinya, bukan cangkirnya,,,,,,
    tapi kadang2 cangkirnya buat orang terkecoh,,,

  2. Myryani said,

    upss salah,,, coklat panas….

  3. wanti annurria said,

    thx atas kunjungannya my…🙂

    yups, tanpa disadari orang sering lupa akan makna dan arti hidup sebenarnya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: