Gerhana matahari…

January 26, 2009 at 6:07 am (Nature, News)

gerhana1

Hari ini senin tanggal 26 januari 2009, akan terjadi gerhana matahari cincin sempurna. Fenomena ini dapat terlihat jelas dibeberapa bagian wilayah Indonesia seperti Banten, Lampung, Sumatera Selatan, Pulau Kalimantan, dan Sulawesi Tengah. Sedangkan untuk wilayah Pulau Jawa bagian Barat termasuk Jakarta, gerhana matahari tidak sempurna (terlihat seperti sabit atau cincin melingkar yang tidak simetris) dan diperkirakan gerhana terjadi sekitar pukul 15.00 – 17.00 semakin ke timur akan terlihat beberapa menit setelahnya. (Info dikutip dari okezone.com)

Untuk melihat fenomena gerhana matahari tidak dianjurkan melihat dengan mata telanjang, karena dikhawatirkan bahaya radiasi dan sinar ultraviolet yang ditimbulkan dapat merusak mata kita. Diantaranya kita dapat  menggunakan kacamata pelindung ataupun melihat pantulan gerhana matahari melalui air ataupun cermin (tidak melihat langsung)

Qita sebagai umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakan sholat sunah (min 2 raka’at) disaat terjadi gerhana matahari ataupun bulan.

Hadits yang mendasari dilakukannya shalat gerhana ialah:

“Telah terjadi gerhana matahari pada hari wafatnya Ibrahim putera Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Berkatalah manusia: Telah terjadi gerhana matahari kerana wafatnya Ibrahim. Maka bersabdalah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam “Bahwasanya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Allah mempertakutkan hamba-hambaNya dengan keduanya. Matahari gerhana, bukanlah kerana matinya seseorang atau lahirnya. Maka apabila kamu melihat yang demikian, maka hendaklah kamu shalat dan berdoa sehingga habis gerhana.” (HR. Bukhari & Muslim)

Sholat gerhana bulan (sholat Khusuf) dan matahari (sholat Kusuf) dilakukan selama terjadi gerhana bulan/matahari. Minimal 2 rakaat.

Cara mengerjakannya :
1. Sholat 2 rakaat dengan 4 kali rukuk dan 4 kali sujud. Yaitu pada rakaat pertama, setelah rukuk dan iktidal membaca fatihah lagi kemudian rukuk dan iktidal kembali setelah itu sujud sebagaimana biasa. Begitu pula pada rakaat kedua.

2. Disunahkan membaca surat yang panjang. Sedangkan membacanya pada gerhana bulan harus nyaring. Dan pada gerhana matahari sebaliknya.

Hukum shalat gerhana adalah sunnat muakkad berdasarkan hadits Aisyah Radhiallaahu anha. Nabi dan para shahabat melakukan di masjid dengan tanpa adzan dan iqamah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: