Hujan Meteor di Langit Pagi

January 2, 2009 at 3:21 pm (Nature)

o

Subhanallah...😮

Sumber: http://www.kompas.co.id

Bagi para pengamat langit, hujan meteor Gemini yang disertai penampilan bulan yang hampir purnama dianggap sebagai pertunjukkan meteor terindah sepanjang tahun. Namun bila kita jeli, pertunjukkan meteor yang tak kalah menarik akan segera tiba, meski Bulan tidak akan ikut tampil.

Bila Anda tertarik ingin menyaksikannya, catatlah tanggal ini, 3 Januari 2009, Sabtu dini hari. Tanggal itulah puncak hujan meteor Quadrantid – yang sulit diprediksi kedatangannya – akan terjadi. Bila pada saat itu langit cerah, maka penonton akan disuguhi satu atau dua hujan meteor setiap menit, satu atau dua jam sebelum fajar.

Quadrantid merupakan salah satu hujan meteor tahunan paling deras meski berlangsung singkat saja. Adolphe Quetelet dari Observatorium Brussel menemukan hujan meteor itu tahun 1830an, diikuti laporan-laporan astronom lain dari Eropa dan Amerika.

Hujan meteor itu kemudian dinamai berdasar gugusan bintang kuno Quadrans Muralis alias Dinding Quadrant, yang dilukiskan di atlas perbintangan abad 19 berada di antara ujung gugusan bintang Big Dipper (Ursa Major atau Beruang besar) dan kepala gugusan bintang Draco (Naga).

Meski bila terlihat, Quadrantid akan menjadi pertunjukkan elok, namun sayang hujan cahaya ini jarang terlihat karena pengaruh berbagai faktor. Puncak hujannya sendiri hanya berlangsung selama delapan jam (bandingkan dengan puncak hujan meteor Perseid di bulan Agustus yang berlangsung dua hari). Ini menunjukkan bahwa aliran partikel yang menghasilkan hujan meteor ini tak terlalu besar, mungkin hanya komet kecil saja.

Adapun sumber partikel Quadrantid telah lama menjadi teka-teki. Sampai kemudian Dr. Peter Jenniskens, seorang astronom di SETI Institute di Mountain View, California menemukan bahwa orbit 2003 EH1 – asteroid kecil yang ditemukan Maret 2003 – berada pada jalur hujan meteor. Ia yakin bahwa batu sepanjang 2 km itu merupakan sumber partikel Quadrantid, yang membara saat memasuki atmosfer Bumi. Beberapa orang menduga asteroid ini merupakan inti komet C/1490 Y1 yang hilang.

Karena waktu pertunjukkannya singkat dan tak menentu, tak heran bila hujan meteor Quadrantid tidak sepopuler hujan meteor tahunan lainnya. Meski demikian tak ada salahnya bila kita mencoba menengok langit Sabtu dini hari mendatang. Bila beruntung, nyala-nyala api dengan ekor panjang keperakan akan mempertunjukkan tariannya di langit yang cerah. Wow…

3 Comments

  1. wanti annurria said,

    gara-gara ke enakan ngenet sampe malem,,, jadi ketinggalan moment ini d…😦

  2. rera said,

    belum pernah melihat hujan meteor,seperti apakah?

    ~~~***~~~
    sama ra,, aku juga belum pernah lihat secara langsung hujan meteor..
    sepertinya sedikit sulit klo di jakarta,, terlalu banyak cahaya dari bola lampu dan langit juga sudah terhalang bangunan tinggi..

  3. pencinta tntng tata surya said,

    subahanallah ……….
    hujn meteor ini mmng bnr” BEAUTIFUL ……….. saya kagum buedz am hal nii ..
    pi pa itu knyataan alias bkan rekayasa ..
    kjadiaannya dimana tuh, sya mau beudz tau lbh lanjut lagi ttng hal” luar angkasa …

    I LUVHHH LUAR ANGKASA …….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: